“Regional Differences in Primary Healthcare Utilization in Java Region—Indonesia” membahas perbedaan pemanfaatan layanan kesehatan primer di wilayah Pulau Jawa, Indonesia. Penelitian dilakukan oleh Ratna Dwi Wulandari dan tim dari Universitas Airlangga.
Penelitian menggunakan data Riskesdas 2018 dengan jumlah responden sebanyak 213.140 orang dewasa di Pulau Jawa. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi logistik biner untuk melihat faktor-faktor yang memengaruhi pemanfaatan layanan kesehatan primer.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pemanfaatan layanan kesehatan primer antarprovinsi di Pulau Jawa. Tingkat pemanfaatan tertinggi terdapat di:
- Jakarta
- Yogyakarta
Sedangkan tingkat terendah terdapat di:
- Jawa Timur
- Jawa Tengah
- Banten
Penelitian juga menemukan bahwa masyarakat yang tinggal di perkotaan, perempuan, lansia, memiliki asuransi kesehatan, dan sudah menikah cenderung lebih sering menggunakan layanan kesehatan primer. Sebaliknya, masyarakat di pedesaan dan tanpa asuransi kesehatan memiliki akses yang lebih rendah.
Kesimpulannya, masih terdapat kesenjangan pemanfaatan layanan kesehatan primer di wilayah Jawa. Pemerintah perlu meningkatkan pemerataan akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat pedesaan, kelompok muda, dan masyarakat tanpa jaminan kesehatan.











