“The Effect of Participation in JKN on Unmet Needs for Healthcare Services” meneliti pengaruh kepesertaan JKN terhadap kebutuhan layanan kesehatan yang tidak terpenuhi (unmet needs) di Indonesia. Penelitian menggunakan data SUSENAS dan PODES 2018 dengan metode regresi logistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepesertaan JKN mampu menurunkan risiko masyarakat tidak memperoleh layanan kesehatan:
- Peserta PBI menurunkan risiko sekitar 7,7%
- Peserta non-PBI menurunkan risiko sekitar 10,4%
Penelitian juga menemukan bahwa ketersediaan fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, dan poliklinik membantu meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat. Namun, masih terdapat masalah ketepatan sasaran penerima bantuan JKN.
Program JKN efektif dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan, tetapi pemerintah perlu meningkatkan pemerataan fasilitas kesehatan dan akurasi data penerima bantuan.











